Perang Saudara di Amerika Yang Sangat Populer

Perang Saudara di Amerika Yang Sangat Populer

Perang Saudara di Amerika Yang Sangat Populer

Perang Saudara Amerika (1861–1865), termasuk dikenal sebagai Perang Antar Negara Bagian (lihat nama-nama lain), adalah sebuah perang saudara di Amerika Serikat antara negara bagian di Utara (yang pro persatuan, disebut Uni) bersama negara bagian di Selatan (yang menginformasikan pembelahan berasal dari Amerika Serikat dan membentuk Konfederasi Amerika atau dikenal sebagai kubu “Konfederasi”). Dipimpin oleh Jefferson Davis yang kala itu tengah melakukan daftar sbobet, pihak Konfederasi memperjuangkan kemerdekaannya berasal dari Amerika Serikat.

Pemisahan ini berjalan sehabis berjalan perseturuan berkelanjutan mengenai status Perbudakan di Amerika Serikat di mana dua puluh negara bagian AS di (kebanyakan di Utara) membantu anti perbudakan, kala negara bagian AS di Selatan umumnya negara pro perbudakan agar perang termasuk dapat disebut Utara melawan Selatan.

Perang Saudara Amerika

Perang Saudara di Amerika Yang Sangat Populer

Selama jaman perang berlangsung, Uni yang miliki keunggulan di basis populasi dan industri yang lebih besar ketimbang kubu Konfederasi dapat menginvasi berulang kali ke lokasi Konfederasi agar selama empat th. perang berdarah ini, area pertempuran umumnya berjalan di lokasi Konfederasi.

Hasil akhir berasal dari perang ini adalah Konfederasi menyerah dan perbudakan dihapus di semua negara. Restorasi Serikat, dan Era Rekonstruksi yang mengikutinya, hadapi kasus yang tetap belum tertanggulangi selama sebagian generasi selanjutnya.

Perang Saudara Amerika adalah menjadi salah satu perang pertama yang membuktikan perang industri persenjataan dalam peristiwa manusia. Pembuatan rel kereta, kapal-kapal uap, memproduksi senjata secara massal, dan beragam macam alat militer lainnya ditunaikan di mana-mana. Praktik perang keseluruhan yang dikembangkan oleh Sherman di Georgia dan perang parit di sekitar Petersburg menjadi salah satu taktik yang digunakan dalam Perang Dunia I di Eropa.

Penyebab Terjadinya Perang

Di Selatan, banyak orang yang menjadi budak yang dimiliki orang lain, dan sebagian besar pekerjaan di ladang ditunaikan oleh mereka. Sedangkan negara-negara bagian di amerika utara telah memutuskan membuat hukum yang membuktikan tak seorang pun dapat memiliki/memperbudak orang lain. Negara-negara utara itu disebut “negara bagian bebas” dan di selatan “negara bagian budak”.

Selain itu,sebagian besar tanah milik AS di barat belum dibagi atas negara bagian, tapi teritori, di mana masyarakat bukan masyarakat asli tinggal. Tak layaknya negara bagian, teritori itu tak membantu memutuskan siapa yang dapat menjadi presiden dan teritori itu tak mengirim wakilnya ke Washington, DC untuk membuat hukum semua negeri. Banyak orang kulit putih yang rubah ke sana dan tiap orang sepakat bahwa suatu hari semua teritori itu mesti disebut negara bagian.

Di utara, orang menginginkan negara-negara bagian itu menjadi negara bebas. Di selatan, orang menginginkannya menjadi negara bagian budak. Abraham Lincoln berasal berasal dari utara dan kala ia berpacu demi jabatan presiden, ia berbicara bahwa semua negara bagian itu dapat menjadi negara bagian bebas meski ia tidak berencana menyuruh tiap-tiap budak di negara bagian budak itu.

Para pemilik budak di selatan termasuk takut dapat sebagian  orang yang mengatakan mereka menginginkan menjadikannya kejahatan untuk miliki para budak di semua bagian AS. Banyak termasuk orang di utara yang tinggal di kota-kota dan bekerja di pabrik dan mereka menginginkan kebijakan yang membantu ekonominya. Namun banyak orang di selatan yang tinggal di kota kecil dan bekerja di pertanian, dan menginginkan kebijakan yang membantu ekonominya. Mereka sering tak dapat sepakat terhadap keputusan terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *