Suku Indian, Warga Asli Pedalaman Amerika Yang Dihancurkan Oleh Amerika

Suku Indian adalah pemukim pertama Amerika Utara singgah dari Asia lebih dari 20.000 tahun lalu. Karena ikuti hewan buruan, mereka mengembara melewati Selat Bering (dulu tanah genting, kini pemisah titik paling timur Benua Asia dan titik paling barat Benua Amerika). Lambat laun mereka menetap dan berkembang jadi beraneka suku. Berabad-abad mereka membangun masyarakat teratur.

Pada abad ke-16, orang Eropa tiba di Amerika Utara untuk pertama kali. Karena mengira tiba di India (Asia), mereka secara keliru menyebut masyarakat asli itu “orang India”. Fakta menarik dari sejarah Amerika, masyarakat asli berikut dikenal bersama dengan nama “Indian” sebagai bhs Inggris dari kata “orang India”.

Karena para pendatang dari Eropa berikut ingin tanah, masyarakat suku Indian berikut jadi terancam. Mereka pun bertempur melawan para pendatang Eropa tersebut. Pada abad ke-19, masyarakat suku Indian melawan pemerintah Amerika Serikat yang berupaya menggusur mereka, tetapi selanjutnya mereka kalah dan dipindahkan ke reservat, area khusus untuk mereka tinggali. Hingga kini masih banyak orang suku Indian yang tinggal dan hidup di http://macanbet.co/.

Awal Mula Kehancuran Suku Indian

Salah satu masalah yang paling diperdebatkan di lantai Kongres adalah RUU Pengusiran Indian tahun 1830, yang didorong oleh Presiden Andrew Jackson sementara itu. Meskipun di serang oleh banyak legislator dan disebut sebagai amoral, namun RUU itu akhirnya disahkan di Senat bersama dengan selisih sembilan suara, 29 banding 17, dan bersama dengan selisih yang lebih kecil di DPR.

Dalam pemikiran Jackson, lebih dari tiga lusin suku timur menghambat apa yang dia lihat sebagai hak para pemukim untuk membersihkan hutan belantara, membangun rumah, dan menanam kapas dan juga tanaman lainnya. Dalam pidato tahunannya kepada Kongres terhadap tahun 1833, Jackson mengecam orang-orang Indian, bersama dengan menyatakan,

“Mereka tidak miliki kecerdasan, industri, kebiasaan moral, atau keinginan untuk perbaikan yang mutlak untuk melaksanakan tiap tiap perubahan. Berada di tengah-tengah ras lain yang unggul… mereka kudu menyerah terhadap kapabilitas keadaan, sebelum saat menghilang.”

Dari tahun 1830 hingga 1840, tentara AS memindahkan 60 ribu orang Indian—Choctaw, Creek, Cherokee, dan lainnya—dari Timur bersama dengan imbalan lokasi baru di sebelah barat Mississippi. Ribuan orang tewas di sepanjang jalur yang dikenal sebagai “Jejak Air Mata”. Dan sejalan orang kulit putih konsisten mendorong ke arah barat, lokasi untuk warga Indian konsisten menyusut. Hingga akhirnya sekarang mayoritas negara Amerika menjadi seperti sekarang dengan penuh gemerlap dan perjudian seperti sbobet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *